Sosok itu datang membawa pena penilai, dan justru di situ intinya. Guru dibaca sebagai bagian dirimu yang menilai hasil kerjamu sendiri.
Ada yang sedang dinilai, dan biasanya justru itu sebabnya sosok ini muncul. Guru secara turun-temurun dipahami sebagai bagian dari dirimu yang menimbang hasil kerjamu sendiri, dan itulah kenapa gambarnya bertahan puluhan tahun sesudah terakhir kali kamu duduk di ruang kelas sungguhan. Pembacaan kedua, hampir sama tuanya, bicara soal arahan alih-alih penghakiman: petunjuk yang sudah kamu terima tapi belum kamu jalankan.
Penafsir memperlakukan guru tertentu yang kamu ingat betul dengan cara yang sangat berbeda dari guru tanpa wajah. Sosok bernama dari sekolahmu sendiri menyeret seluruh masa itu ikut serta, dan banyak orang terkejut betapa telitinya tidur menyusun ulang sebuah koridor atau bau ruang guru. Kalau orang tersebut memang membentukmu, entah ke arah baik atau buruk, riwayat itulah tafsirnya dan arti umum cuma kebisingan di sekelilingnya. Guru yang wajahnya tidak bisa kamu kunci dibaca lebih abstrak: ukuran yang mengambang di udara, bukan ukuran milik satu orang.
Posisimu di dalam ruangan mengerjakan sisanya. Duduk tanpa persiapan dan tidak sanggup menjawab termasuk mimpi yang paling banyak dilaporkan orang dewasa yang meninggalkan bangku sekolah puluhan tahun lalu, dan mimpi itu berkumpul di sekitar masa ketika kerjamu mulai diawasi orang baru. Dipuji dipahami sebagai persetujuan pada diri sendiri yang belum sempat kamu ucapkan di mana pun. Berdiri di depan dan mengajar dibaca sebagai tanggung jawab atas cara orang lain belajar atau bersikap, dan itu sebabnya atasan baru dan orang tua baru sering menceritakannya. Berdebat dengan guru umumnya diambil sebagai pertengkaran dengan aturan yang diserahkan kepadamu, bukan dengan orang yang menyerahkannya.
Sebarannya tidak rata sepanjang tahun. Laporannya naik di awal masa belajar, menjelang penilaian, dan di sepanjang periode ketika hasil kerja sedang ditinjau. Itu keterangan sederhana dan sangat sering memang keterangan yang benar. Hal tersebut tidak mengosongkan gambarnya dari arti, cuma menunjukkan bahwa pemicunya biasanya kelihatan kalau kamu membuka kalendermu sendiri sebelum membuka yang lain. Dan karena tiap orang membawa guru yang berbeda ke dalam tidurnya, arti sosok itu bagimu tetap yang paling menentukan.


