Salah satu mimpi yang paling tajam diingat orang. Bagaimana pertemuan ini dipahami lintas tradisi, kenapa kata-katanya menghilang, dan apa yang dibaca dari perasaan yang tertinggal.
Sedikit sekali mimpi yang diingat setajam mimpi ini. Orang yang bertemu sosok ilahi di dalam tidur, dalam wujud apa pun yang dibayangkan latar belakangnya sendiri, biasanya bangun dengan suasananya masih utuh lama sesudah rinciannya lenyap, dan yang diceritakan hampir selalu soal keluasan, cahaya, atau suara, bukan wajah. Di banyak tradisi tafsir, pertemuan semacam ini dipahami sebagai saat merasa dilihat sepenuhnya, dan sebagai mimpi tentang hati nurani, rasa kagum, serta apa pun yang dianggap suci oleh orang yang memimpikannya.
Di sinilah satu keterangan tidak bisa disodorkan sebagai satu-satunya keterangan. Kepustakaan mimpi Islam membahasnya dengan sangat hati-hati dan memberinya banyak syarat. Ulasan mimpi Kristen dan Yahudi punya sejarah panjangnya sendiri dalam memisahkan mimpi biasa dari mimpi yang dianggap berarti. Bahan Hindu dan Buddha menimbang munculnya dewa atau seorang guru terhadap laku dan keadaan batin orangnya. Psikologi mimpi yang sekuler, pada gilirannya, memperlakukan sosok itu sebagai gambaran ukuran tertinggi milik si pemimpi sendiri, bukan sebagai tamu.
Yang sama-sama dipegang semua pendekatan itu sedikit saja: pertemuannya dianggap serius, dan dianggap sebagai urusan orang yang mengalaminya. Selebihnya mereka berpisah jalan, dan menutup perdebatan itu bukan tugas satu entri kamus. Kalau kamu memeluk sebuah keyakinan, para guru di dalam keyakinan itulah yang pantas kamu tanyai soal arti mimpi begini di sana.
Dalam kenyataannya, mimpi ini muncul di sekitar ambang: kehilangan orang dekat, sakit di keluarga, keputusan yang tidak mau selesai, masa panjang rasa bersalah atau rasa syukur yang tidak biasa. Itu bukan pernyataan tentang dari mana mimpinya berasal, melainkan catatan tentang kapan orang mengatakan mereka mengalaminya.
Cara kamu dibesarkan membentuk mimpi ini lebih kuat daripada pembacaan umum mana pun. Orang yang tumbuh di rumah yang taat, orang yang meninggalkan rumah semacam itu, dan orang yang besar tanpa agama sama sekali akan memimpikannya dengan cara masing-masing, dan tiap mimpi itu milik hidupnya sendiri. Entri di sini tidak bisa memberitahu apa yang dituntut imanmu darimu, dan memang tidak seharusnya mencoba.


