
Dalam posisi terbalik, Delapan Cangkir bercerita tentang rasa terjebak antara bertahan dan pergi. Sebagian dirimu merasa ada sesuatu yang sudah tak lagi cocok, tapi melangkah pergi terasa menakutkan, jadi kamu terus bertahan sambil berharap keadaan membaik dengan sendirinya. Saat ini kamu mungkin merasa sedikit bingung atau gelisah, tak tahu harus ke arah mana. Pesan lembutnya: jujurlah pada dirimu tentang apa yang benar-benar membuatmu bahagia, alih-alih hanyut atau sekadar pasrah.
Mungkin kamu bertahan dalam hubungan karena terbiasa atau takut, bukan karena bahagia yang sesungguhnya, atau sulit meninggalkan ikatan yang sudah tak lagi terasa pas. Bisa juga berarti memberi satu kesempatan tulus terakhir sebelum memutuskan.
Kamu mungkin bertahan di pekerjaan yang tak lagi menggairahkan karena perubahan terasa berisiko, terus berjalan tanpa rencana yang jelas. Lihat dengan jujur apakah masih layak untuk waktumu.
Mungkin kamu menghindari keputusan soal uang atau bertahan pada rencana yang jelas-jelas tak berhasil. Jujurlah apakah layak dilanjutkan sebelum kamu menambah lagi.


